Agar Tak Sekarat, Telkom Group Perlu Potong Satu Generasi

Selasa, 22 Januari 2019 16:58 WIB

Sesungguhnya Go-Jek ibarat si kecil Daud yang berhadapan dengan raksasa Goliath jika dibanding dengan Telkom Group; terlebih dalam hal panjangnya sejarah, besarnya asset, serta jumlah karyawan. Kendati demikian, nilai korporasi (valuasi) mereka kini sudah jauh lebih besar.  Valuasi Go-Jek, sang pendatang baru,  US$10 miliar (Rp 145 triliun) pada November 2018 setelah mendapat suntikan dana segar sekitar US$1,5 miliar-US$2 miliar; sedangkan Telkom Group US$5,2 miliar.  


Curahan Hati Istri Jaksa Senior Chuck Suryosumpeno

Kamis, 17 Januari 2019 10:25 WIB

"Chuck juga yang mengusulkan agar dibuat Rumah Tahanan Kejagung yang ada sekarang ini. Dulu, Rutan itu ada di dekat masjid. Kamarnya pengap, sinar matahari tidak masuk. Kamar mandinya juga kurang, sering ngantri. Dia lapor ke Pak Hendarman dan mengusulkan untuk menjadikan lantai 7 sebagai Rutan. Dia maunya tahanan yang lebih manusiawi. Akhirnya dia desain seperti yang sekarang ini. Nah, sekarang dia sendiri yang coba."


Ironi Robert Tantular, Dicekal KPK, Dibebaskan Bersyarat oleh Kemenkumham

Rabu, 16 Januari 2019 15:00 WIB

Mantan Direktur Utama Bank Century Robert Tantular mendapat remisi 74 bulan 110 hari atau sekitar 77 bulan dan bebas bersyarat. Hal tersebut menjadi sorotan publik karena dirasa mengusik rasa keadilan.


Telkom Group Lambat dan Gagap dalam Transformasi Digital

Jumat, 11 Januari 2019 12:42 WIB

Banyak diuntungkan pemerintah lewat regulasi, begitulah Telkom Group sekian lama. Ketentuan soal pembangunan dan pengelolaan jaringan bersama antar-operator (network sharing) dan tarif interkoneksi, misalnya. Tujuannya adalah agar Badan Usaha Milik Negara ini tetap mengeduk untung besar. Korporasi ini pun meraksasa dan mengemuka di antara plat merah. Begitupun, belakangan ini mereka ternyata kian tersudut dan kelimpungan. Penyebabnya? Bukan ulah sesama operator semata melainkan  sepak-terjang pengusik ‘dari dunia lain’.


Menyingkap Keganjilan Penetapan Tersangka Jaksa Chuck Suryosumpeno

Selasa, 08 Januari 2019 11:49 WIB

“Saya merasa telah menjadi korban kriminalisasi karena saya tidak melakukan apa yang mereka tuduhkan. Satgassus saat itu tidak memiliki wewenang menyita, mereka katakan kami telah menyita. Satgassus dianggap menjual aset yang mereka sebutkan, padahal yang kami terima adalah Hak Tagih atas Akte Kesepakatan Bersama yang sudah dibuat sebelum Satgassus berdiri,” ujar Chuck.


Membongkar Sepak Terjang Luhut Pandjaitan di Bisnis Batubara

Rabu, 26 Desember 2018 15:02 WIB

Sektor pertambangan batu bara menjadi sumber pendanaan kampanye politik di Indonesia selama 20 tahun terakhir. Pemain kunci di industri batu bara memainkan peranan penting dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019, baik di tim kampanye Joko Widodo-Ma’ruf Amin maupun Prabowo Subianto- Sandiaga Uno. Para calon dan tim inti kampanye berbisnis dan terkait dengan sektor batu bara.


Sudah Banyak TKI Dihukum Mati, Pemerintah Bisa Apa?

Sabtu, 22 Desember 2018 15:01 WIB

Anies Hidayah, Ketua Pusat Studi Migrant Care mengatakan, masih ada sekitar 100 TKI yang terancam dihukum mati di luar negeri. Paling banyak di Malaysia yang merupakan kasus-kasus lama, dan 13 diantaranya di Arab Saudi.


Ada Apa Menaker Tutupi Info Pengiriman TKI ke Saudi?

Rabu, 19 Desember 2018 13:00 WIB

Pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) belum juga membatalkan rencana pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) ke Arab Saudi.


Nestapa Keluarga Korban Lion, 'Ditinggal Pemerintah' Hingga Rogoh Ratusan Juta Rupiah

Jumat, 14 Desember 2018 10:15 WIB

Nasib keluarga korban jatuhnya pesawat  Lion Air JT 610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang ibarat peribahasa 'sudah jatuh tertimpa tangga pula' (mendapat kesusahan atau musibah berturut-turut). Peribahasa ini dirasa cocok, karena belum hilang rasa sedih kepergian anggota keluarga tercinta, permasalahan lainnya sudah muncul.


Ironis, Pegawai Telkom Rasa ÔÇťOutsourcing"

Rabu, 12 Desember 2018 18:39 WIB

Di bawah pimpinan Alex, jumlah tenaga kerja PT. Telkom berhasil mencapai ribuan orang. Dari luar, perusahaan ini memang nampak perkasa. Gedung mentereng di Jalan Jenderal Gatot Subroto seolah menjadi simbol kekuatan BUMN ini.