Agar Tak Sekarat, Telkom Group Perlu Potong Satu Generasi

Selasa, 22 Januari 2019 16:58 WIB

Sesungguhnya Go-Jek ibarat si kecil Daud yang berhadapan dengan raksasa Goliath jika dibanding dengan Telkom Group; terlebih dalam hal panjangnya sejarah, besarnya asset, serta jumlah karyawan. Kendati demikian, nilai korporasi (valuasi) mereka kini sudah jauh lebih besar.  Valuasi Go-Jek, sang pendatang baru,  US$10 miliar (Rp 145 triliun) pada November 2018 setelah mendapat suntikan dana segar sekitar US$1,5 miliar-US$2 miliar; sedangkan Telkom Group US$5,2 miliar.  


Telkom Group Lambat dan Gagap dalam Transformasi Digital

Jumat, 11 Januari 2019 12:42 WIB

Banyak diuntungkan pemerintah lewat regulasi, begitulah Telkom Group sekian lama. Ketentuan soal pembangunan dan pengelolaan jaringan bersama antar-operator (network sharing) dan tarif interkoneksi, misalnya. Tujuannya adalah agar Badan Usaha Milik Negara ini tetap mengeduk untung besar. Korporasi ini pun meraksasa dan mengemuka di antara plat merah. Begitupun, belakangan ini mereka ternyata kian tersudut dan kelimpungan. Penyebabnya? Bukan ulah sesama operator semata melainkan  sepak-terjang pengusik ‘dari dunia lain’.


“Konflik Kepentingan Dirut PT Telkom Alex Sinaga Tinggi”

Selasa, 27 November 2018 14:19 WIB

Konflik kepentingan Alex Sinaga tinggi.  Alex Sinaga itu grupnya Trenggono, dia grupnya Arief Yahya. Dia itu yang mempertahankan transaksi Mitratel dan PT Tower bersama. Artinya dia punya vested interest.


Menyingkap Sepak Terjang Dirut PT Telkom, Alex J. Sinaga

Rabu, 14 November 2018 12:25 WIB

Ternyata keadaan memburuk pada semester I tahun ini. Laba perusahaan yang dapat diberikan ke pesaham merosot 28,13%  dari Rp 12,10 triliun pada semester I 2017 menjadi Rp 8,69 triliun pada semester I 2018. Utang korporasi  naik Rp 17,29 triliun, dari Rp 86,35 triliun pada periode 31 Desember 2017 menjadi Rp 103,64 triliun pada 30 Juni 2018. Asetnya hanya naik Rp 3,48 trilun, dari Rp 198,48 triliun menjadi Rp 201,96 triliun.