Sejumlah Stasiun Televisi Tarik Iklan Kampanye Trump Karena Dianggap Rasis

Selasa, 06 November 2018 17:51 WIB
Sejumlah Stasiun Televisi Tarik Iklan Kampanye Trump Karena Dianggap Rasis

NBC, Fox News, Facebook menarik iklan kampanye Donald Trump terkait imigrasi dan kriminal (foto:reuters)

Sejumlah stasiun televisi Amerika Serikat (AS) termasuk NBC, Fox News – statisun televisi favorit Presiden AS Donald Trump – dan Facebook, telah menarik iklan kampanye tentang konvoi imigran dari Amerika Tengah yang dikenal sebagai ‘Karavan’. Padahal iklan yang dibuat oleh tim kampanye Donald Trump tersebut telah di-endorse oleh Trump. Sementara itu CNN, televisi yang rajin mengkritik Pemerintahan Trump, telah lebih dulu menolak menayangkan iklan yang dianggap ‘rasis.’

Iklan yang berdurasi 30 detik tersebut berisi cuplikan sidang seorang imigran ilegal Meksiko, Luis Bracamontes yang dinyatakan bersalah telah membunuh dua sheriff di California pada 2014 lalu. Gambar tersebut kemudian digabungkan dengan rekaman konvoi lautan imigran karavan yang tengah bergerak perlahan dari Meksiko menuju AS.

Iklan tersebut semula ditempatkan pada jam utama saat olah raga populer football tengah ditayangkan. Tujuannya untuk memengaruhi para pemilih yang akan memberikan suaranya pada pemilihan paruh waktu Selasa (6/11) waktu setempat agar mereka mau memilih kandidat dari Partai Republik yang mengusung pencalonan Trump.

Pemilihan paruh waktu di Amerika diselenggarakan secara nasional setiap empat tahun sekali, dan berlangsung di tengah-tengah masa jabatan seorang presiden, yang berkuasa selama empat tahun, sehingga dinamakan 'paruh waktu'. Ada banyak jabatan yang dipilih namun yang paling penting adalah pemilihan anggota Kongres AS --yang terdiri dari House of Representatives (majelis rendah, serupa DPR-RI) dan Senat (majelis tinggi, serupa DPD-RI).

“Setelah melakukan ulasan lebih jauh kami menilai iklan tersebut tidak sensitif. Karena itu kami memutuskan untuk menghentikan penayangannya,” kata jurubicara NBC Universal, jaringan televisi milik Comcast Corp, yang disampaikan secara tertulis pada Senin (5/11).

Sebelumnya CNN telah lebih dulu menolak menayangkan iklan tersebut karena dianggap ‘rasis’.

CNN telah menyatakan dengan sangat jelas dalam editorial bahwa iklan ini rasis. Karena itu ketika kami diminta untuk menayangkannya dengan bayaran, kami menolak. Itu faktanya,” demikian cuitan jaringan berita TV yang didirikan penyiar Ted Turner pada 1980 tersebut.

CNN juga mewartakan bahwa Fox News, stasiun televisi yang selama ini sangat bersahabat dengan Trump, juga telah menarik iklan tersebut, tak lama setelah stasiun televisi NBC melakukannya.

“Setelah melakukan review lebih jauh, Fox News memutuskan menarik iklan tersebut kemarin dan iklan tersebut tidak akan muncul baik di saluran Fox News maupun Fox Business Network,” kata Marianne Gambelli, presiden divisi iklan Fox News, dalam pernyataan tertulisnya seperti diwartakan Reuters.

Sementara itu dari ranah jejaring sosial, Facebook Inc juga melakukan hal yang sama, dan mengatakan tak lagi mengizinkan promosi berbayar dari iklan tersebut karena bertentangan dengan kebijakan perusahaan yang melarang menayangkan konten iklan yang sensasional. Namun Facebook tidak memblokir para penggunanya untuk membagikan iklan tersebut di lamannya sendiri. Perusahaan menerapkan standar yang tinggi untuk penayangan iklan berbayar.

Dalam rangkaian kampanye terakhirnya menjelang pemilu paruh waktu, Trump pun mempertanyakan langkah media tersebut.

"Kalian memberi tahu saya sesuatu yang tak saya mengerti. Kami punya banyak iklan, dan itu semua terbukti efektif berdasarkan angka yang kami lihat," ucap Trump di hadapan pendukung Partai Republik di Ohio.

(Rin Hindryati\Rin Hindryati)
Share:


Komentar