Ronaldo Benarkan Beri Kompensasi, Tapi tidak Mengakui Memperkosa

Kamis, 11 Oktober 2018 20:45 WIB
Ronaldo Benarkan Beri Kompensasi, Tapi tidak Mengakui Memperkosa

Majalah di Jerman, Der Spiegel, yang memuat cover wajah Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo membantah semua tuduhan bahwa telah ia memperkosa seorang model bernama Kathryn Mayorga di Las Vegas, pada 2009. Kuasa hukum Ronaldo menyebutkan, kompensasi di luar pengadilan pada 2010 bukan berarti kliennya mengakui perbuatan tersebut.

Baca juga : Real Madrid Turut Memprotes Pertandingan La Liga di Amerika Serikat

Isu tentang pemerkosaan kembali mencuat setelah surat kabar Jerman, Der Spiegel, membuat laporan bahwa Ronaldo telah membayar £ 288.000 (Rp 4,5 miliar) kepada Mayorga sebagai bentuk kompensasi dan perdamaian agar kasus tersebut tidak diungkit-ungkit ke publik.  

Pengacara Ronaldo, Peter Christiansen, tidak menyangkal bahwa kliennya bersepakat untuk berdamai. Tapi kesepakatan di luar pengadilan itu tidak berarti Ronaldo mengakui perbuatannya telah memperkosa Mayorga.

Baca juga : Akankah Mourinho dan Hazard Reuni di Real Madrid?

“Alasan yang membuatnya melakukan (perjanjian) itu setidaknya telah terdistorsi. Perjanjian ini tidak berarti pengakuan bersalah,” kata Christiansen dilansir dari BBC Sport.

Christiansen menjelaskan, alasan mengapa Ronaldo menyetujui untuk berdamai karena mengikuti saran dari penasihatnya agar terhindar dari tuduhan yang dianggapnya bisa memperburuk reputasi. Ronaldo saat itu tengah berada di awal-awal masa keemasan, ketika ia memenangi Liga Champions bersama Manchester United.

Baca juga : Eriksen Berpeluang Jadi Penerus Modric di Real Madrid

“Sayangnya, ia kembali terlibat dengan kasus hukum yang biasa terjadi di Amerika Serikat,” ujar Christiansen.

Sebagai publik figur, Ronaldo disebut menjadi sasaran empuk fitnah demi menurunkan reputasi yang dibangunnya dengan prestasi. Christiansen mengatakan, demi memfitnah Ronaldo, dokumen-dokumen hukum pun dimanipulasi.

“Dokumen digital yang dicuri dan mudah dimanipulasi. Bagian-bagian pentingnya diubah dan sepenuhnya dibuat-buat,” ucapnya.

Der Spiegel pun dituduh membuat laporan berdasarkan dokumen curian yang telah dimanipulasi dan diubah sepenuhnya demi kepentingan Mayorga. Untuk lepas dari tuduhan itu, Ronaldo telah menyewa banyak pengacara di Amerika Serikat dan Eropa. Tujuannya, untuk membuktikan bahwa tuduhan itu tidak benar, meskipun Ronaldo pernah membayar sejumlah uang “damai” untuk lepas dari jerat pengadilan.

(Januardi Husin\Reko Alum)
Share:


Berita Terkait

Komentar