Polisi Sebut Bahar bin Smith Masih Berstatus Saksi

Kamis, 06 Desember 2018 18:27 WIB
Polisi Sebut Bahar bin Smith Masih Berstatus Saksi

Bahar Bin Smith (Foto: Tempo)

Polda Sulawesi Utara  mengkalim telah mengantongi alat bukti dugaan ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo yang dilakukan Pendiri Majelis Pembela Rasulullah, Bahar bin Smith. Menurut polisi, Bahar bin Smith bisa jadi tersangka cukup bukti.

Baca juga : Berstatus Tersangka, Bahar bin Smith Tak Ditahan Polisi

"Selama alat bukti cukup, bisa saja (jadi tersangka). Kalau sekarang masih (berstatus) saksi," kata Kabagpenum Polri Kombes Pol Syahar Diantono  Kombes Syahar saat dihubungi, Jakarta, Kamis (6/12).

Syahar mengatakan penyidik sudah menemukan adanya alat bukti terkait materi ceramah Bahar di Palembang, Sumatera Selatan yang bernada menghina Presiden Jokowi.

Baca juga : Ujaran Kebencian terhadap Jokowi, Bahar bin Smith Resmi Tersangka

"Penyidik sudah menemukan alat bukti terkait itu," kata Syahar.

Status perkara Bahar yang ditangani Bareskrim Polri saat ini sudah naik ke tahap penyidikan. Polisi sudah memeriksa 11 saksi dan empat ahli dalam kasus ini.

Baca juga : Publik Minta Polri Objektif Tangani Kasus Bahar Bin Smith

Dari hasil pemeriksaan para saksi tersebut, diketahui bahwa video berisi ujaran kebencian Bahar yang dipermasalahkan merupakan video rekaman ceramah Bahar pada 8 Januari 2017 dalam peringatan Maulid Nabi di Palembang, Sumatera Selatan.

Dalam kasus ini, Bahar bin Smith dituduh melanggar Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 A ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2018 Tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan Pasal 4 huruf b angka 2 juncto Pasal 16 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan Pasal 207 KUHP.
 

(Gisella Putri\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar