Pascagempa, Pertamina Pasok Ratusan Ribu LPG ke Sulteng

Kamis, 11 Oktober 2018 19:19 WIB
Pascagempa, Pertamina Pasok Ratusan Ribu LPG ke Sulteng

LPG Pertamina (Foto: Viva)

Pascagempa, 4 stasiun pengisian dan pengangkutan bulk elpiji (SPPBE) di wilayah terdampak bencana telah memasok ratusan ribu elpiji ke Sulawesi Tengah Data Pertamina yang dihimpun Antara di Jakarta, Kamis, menujukkan bahwa ke empat SPPBE tersebut yakni SPPBE Muhsans Putra Arba Mandiri, SPPBE Prima Sentosa Alam Lestari, SPPBE Gema Palu dan SPPEK Putra Argam Mandiri (11/10).

Keempat SPPBE ini telah menyalurkan lebih dari 100 ribu tabung elpiji sejak 3 Oktober 2018 hingga Rabu (10/10) ke wilayah Palu, Donggala, dan Sigi serta wilayah sekitarnya seperti Parigi Moutong dan Poso.

"Sebanyak 106.766 tabung LPG disalurkan dari empat SPPBE ini, yakni terdiri dari 101.360 tabung elpiji subsidi (3 Kg) dan 5.406 tabung non subsidi (Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg)," jelas Unit Manager Communication dan CSR Pertamina Marketing Operation Region VII Roby Hervindo.

Dari 101.360 tabung elpiji subsidi tersebut, sebanyak 80 ribu tabung disalurkan untuk operasi pasar di Palu, Donggala dan Sigi. Sedangkan sisanya disalurkan ke pangkalan-pangkalan wilayah lain seperti Parigi Moutong dan Poso.

Roby menjelaskan, pemulihan SPPBE dilakukan secara bertahap dimulai dari tanggal 3 Oktober 2018 lalu. Mengingat keempat SPPBE tersebut juga terdampak bencana yang terjadi, mulai dari kerusakan sedang hingga berat. Per hari Senin lalu, (08/10), seluruh SPPBE sudah bisa beroperasi normal.

"Untuk mempercepat proses pemulihan, sebanyak 39 orang operator bantuan turut didatangkan dari wilayah Sulawesi untuk membantu pengoperasian SPPBE, termasuk untuk kegiatan penanganan dan pengisian LPG serta membantu tim Satgas LPG," imbuh Roby.

Sebagaimana yang dilansir dari Antara, selain disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana melalui 14 agen, operasi pasar dan penjualan di SPBU, LPG juga disalurkan untuk bantuan dapur umum di beberapa posko yang tersebar di Palu, Donggala dan Sigi.

"Hingga Selasa, (9/10) sebanyak lebih dari 200 tabung LPG Bright Gas 12 Kg telah disalurkan ke posko-posko untuk keperluan memasak dapur umum bagi masyarakat," kata Roby.

Baca juga : Warga Korban Gempa Lombok Belum Terima Hunian Tetap

(Annisa\Editor)
Share:
Tags:


Berita Terkait

Komentar