Pascagempa, Pembangunan Bendungan di NTB Aman

Jumat, 10 Agustus 2018 19:31 WIB
Pascagempa, Pembangunan Bendungan di NTB Aman

Bendungan (Foto: Annualreport.id)

 Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono menegaskan, meski dihantam gempa berkali-kali, proses konstruksi seperti bendungan di Nusa Tenggara Barat tetap aman dan terus berjalan.

"Semua infrastruktur, bendungan sudah kita cek semua, aman. Jembatan 12, ada retak-retak sedikit tapi struktural aman. Sekarang sudah mulai diperbaiki dan masih bisa dilalui dengan aman," kata Basuki usai rapat terbatas mengenai Penanganan Bencana Alam Provinsi NTB di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Sementara itu, untuk kondisi fasilitas publik, seperti bangunan sekolah, akan segera diperbaiki.

Sebagaimana yang dilansir dari Berita Antara, Basuki menambahkan bangunan sekolah sudah harus dapat digunakan lagi pada 24 Agustus 2018.

Konstruksi bangunan sekolah akan dibangun memanfaatkan sistem modul sementara.

"Puskesmas, sekolah, akan segera kita kerjakan untuk bisa berfungsi kembali. Langsung dikerjakan oleh Kementerian PUPR, nanti anggarannya pasti dari BNPB," kata Basuki.

Selain itu, total rumah yang rusak akibat gempa bumi yaitu 12.278 rumah rusak ringan, 723 rumah rusak skala sedang dan 9.220 rumah rusak berat.

Pemerintah akan memberi bantuan kepada rumah yang rusak dengan konstruksi bangunan tahan gempa.

Baca juga : Bulog Tambah Beras 500 Ton ke Palu

(Muhammad Mu'alimin\Editor)
Share:


Berita Terkait

Bulog Tambah Beras 500 Ton ke Palu

Gempa 5,3 SR Guncang Wilayah Aceh Barat

Komentar