Liga Inggris

Momen Haru di Balik Kemenangan Besar Liverpool Atas Arsenal

Minggu, 30 Desember 2018 05:30 WIB
Momen Haru di Balik Kemenangan Besar Liverpool Atas Arsenal

Foto: Getty Images

Ada momen haru yang terjadi saat liverpool menang 5-1 atas tamunya, Arsenal. Mohamed Salah yang punya kesempatan untuk menjadi top skor Premier League, merelakan satu golnya untuk dicetak oleh Roberto Firmino.

Baca juga : Menang Lawan Chelsea, Emery Harap Arsenal Tak Hanya Jago Kandang

Liverpool menjamu Arsenal dalam pekan ke-20 Premier League di Anfield Stadium, Minggu (30/12/18) dini hari. Dua dari gol yang dicetak oleh The Reds terjadi melalui titik putih, yaitu pada menit ke-45+2 dan 65’.

Mohamed Salah adalah pemain Liverpool yang selalu bertugas mengeksekusi penalti. Ia sukses melaksanakan tugas tersebut pada penalti pertama. Ketika wasit Michael Oliver kembali menunjuk titik putih, ketika Liverpool sudah unggul 4-1.

Baca juga : Jurgen Klopp Sebut Orang Manchester tidak Suka Melihat Liverpool Juara

Saat itu, Salah malah memberikan tugas eksekusi penalti kepada Frimino. Memberi kesempatan kepada pemain Brasil itu untuk mencetak Hattrick. Firmino sukses melaksanakan tugasnya membuat Liverpool unggul 5-1.

Padahal, jika Salah yang mengambil alih penalti tersebut, pemain Mesir itu akan menjadi top skor sementara Premier League. Tambahan 1 gol pada laga malam tadi hanya membuat Salah berbagi rekor gol bersama dua pemain lain Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal) dan Harry Kane (Tottenham Hotspur). Ketiganya masing-masing mencetak 13 gol musim ini.  

Baca juga : Kekalahan Arsenal Karena Menelantarkan Ozil?

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, mengaku terharu saat Salah berkenan memberikan kesempatan untuk Firmino, yang memang sedang tidak berada dalam tren positif beberapa pertandingan terakhir.

"Ketika Mo (Salah) memberikan Bobby (Firmino) kesempatan menendang penalti saya hampir menangis," kata Klopp berkomentar dalam cuitan akun twitter resmi Liga Inggris.

"Kita semua tahu betapa Mo ingin mencetak gol, tapi ia malah memberikannya kepada Bobby," ujarnya menambahkan.

Gol itu membuat menjadi hattrick pertama Firmino bersama Liverpool. Ia menjadi legiun Brasil ketiga yang pernah mencatatkan raihan serupa di Liga Inggris setelah Robinho dan Afonso Alves.

Selain itu, melalui gol tersebut Firmino menajamkan catatan rekor yang dimilikinya sebagai pemain Brasil tersubur di Liga Inggris dengan catatan sementara 43 gol.

Tiga gol itu melejitkan Firmino di daftar top skor sementara Liga Inggris saat ini dengan koleksi 7 gol. Firmino hanya terpaut 1 gol dari rekan setim lainnya, Sadio Mane, yang turut mencatatkan nama di papan skor dalam laga kontra Arsenal.  

Secara keseluruhan 28 dari 48 gol yang telah dicetak Liverpool hingga pekan ke-20 Liga Inggris, lahir dari trio Salah, Mane, dan Firmino.

Jalannya Pertandingan

Kemenangan itu memantapkan posisi Liverpool di puncak klasemen dengan koleksi 54 poin, sedangkan Arsenal (38) tertahan di urutan kelima.

The Reds kini unggul sembilan poin dari pesaing terdekatnya, Tottenham Hotspur (45), yang menelan kekalahan memalukan melawan Wolverhamtpon (29) dalam laga lebih awal.

Liverpool memulai pertandingan dengan situasi tak cukup meyakinkan, diwarnai salah umpan di area sendiri oleh Fabinho yang direbut Alex Iwobi, beruntung kiper Alisson Becker cukup sigap menghentiknan tendangan sayap Arsenal itu.

Akan tetapi kecanggungan dan mudahnya jalur umpan Liverpool terbaca masih terus terjadi dan kali ini saat Dejan Lovren berusaha melepaskan umpan panjang bola berhasil direbut Arsenal. Iwobi lantas melakukan kerja sama satu dua sentuhan dengan Aaron Ramsey sebelum melepaskan umpan silang ke area tiang jauh di mana Maitland-Niles berlari bebas untuk meluncur dan mengarahkan bola ke gawang Liverpool demi membawa timnya unggul pada menit ke-11.

Namun gol tersebut seolah melecut semangat para pemain tuan rumah yang segera membalas dan berbalik memimpin dalam kurun waktu lima menit saja dari gol Maitland-Niles.

Pada menit ke-14, Firmino lebih dulu menyamakan kedudukan saat ia berhasil memanfaatkan bola liar di muka gawang.

Firmino awalnya menyodorkan umpan yang diterima dengan baik oleh Mohamed Salah yang berusaha menusuk ke dalam kotak penalti, namun bola berhasil dijegal oleh Granit Xhaka dan menjadi liar.

Bola berusaha disapu Stephan Lichsteiner namun membentur tubuh Shkodran Mustafi dan bergulir ke arah Firmino yang berlari serta cukup melakukan sontekan kecil tanpa melihat gawang demi memastikan gol penyama kedudukan pada menit ke-14.

Lantas dua menit berselang Firmino mencetak gol keduanya demi membawa Liverpool berbalik memimpin 2-1 saat ia berhasil merebut bola di depan kotak penalti Arsenal, sebelum menghindari jegalan tiga pemain lawan dan menyarangkan bola kembali ke gawang Bernd Leno.

Kendati Arsenal berusaha membalas namun serangan mereka selalu kandas di sepertiga akhir lapangan sedangkan Liverpool cukup tenang menjalani keunggulan mereka.

Liverpool kemudian memperbesar keunggulan menjadi 3-1 pada menit ke-32 dalam situasi menyusul sepak pojok yang disapu tak sempurna barisan pertahanan Arsenal. Bola jatuh ke kaki Andy Robertson yang melepaskan umpan lambung disambut satu sentuhan oleh Salah demi mengirimkannya ke muka gawang di mana Mane menanti dengan tembakan keras mengecoh Leno yang terlanjur menjatuhkan diri.

Arsenal kian terpuruk di pengujung babak pertama saat Salah dijatuhkan mudah oleh Sokratis Papastathopoulos di dalam kotak penalti dan wasit Michael Oliver segera menunjuk titik putih.

Salah yang menghadapi bolanya sendiri melepaskan tendangan keras yang meskipun berhasil ditebak arahnya oleh Leno namun tak mampu dihentikan demi mengalir deras ke dalam gawang dan membuat Liverpool unggul 4-1 saat menyudahi babak pertama.

Arsenal berusaha memulai pertandingan dengan baik di babak kedua, namun serangan mereka selalu mudah dipatahkan barisan pertahanan Liverpool yang dikomandoi Virgil van Dijk.

Sebaliknya Liverpool juga terus berusaha menekan tiap kali menguasai bola, hingga akhirnya mendapatkan hadiah tendangan penalti kedua yang berbuah dari pelanggaran cukup ringan Sead Kolasinac terhadap Dejan Lovren dalam situasi bola mati pada menit ke-64.

Salah memberikan kesempatan kepada Firmino untuk menjadi algojo, dan legiun Brazil itu dengan dingin mengecoh Leno demi melengkapi raihan trigolnya dalam pertandingan tersebut sekaligus memperbesar keunggulan Liverpool menjadi 5-1.

Pada menit ke-85, Alexandre Lacazette terjatuh di dalam kotak penalti setelah mendapatkan kontak dari Nathaniel Clyne namun wasit mengabaikan permintaan penalti para pemain Arsenal.

Skor 5-1 bertahan hingga peluit tanda laga usai berbunyi sayup-sayup di antara semarak penonton Anfield.

(Januardi Husin\Reko Alum)
Share:


Berita Terkait

Komentar