Korban Tewas Akibat Gempa Sulteng Capai 2.073 Orang

Kamis, 11 Oktober 2018 21:41 WIB
Korban Tewas Akibat Gempa Sulteng Capai 2.073 Orang

PMI, Buka Layanan Pencarian, bagi Warga Terdampak Gempa Sulteng ( foto: humas pmi)

Jumlah korban tewas akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah mencapai 2.073 orang per 11 Oktober 2018. Juru bicara BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, jumlah terbesar berada di wilayah Palu yang mencapai 1.663 orang. Gempa juga mengakibatkan 10.679 orang luka-luka.

Baca juga : KPAI Minta Penuntasan Kasus Perkosaan Anak Korban Gempa

"Di Donggala 171 orang, Sigi 223 orang, Parigi Moutong 15 orang, dan Pasangkayu, Sulbar 1 orang," jelas Sutopo, Kamis (11/10).

Untuk pemakaman massal, Sutopo menjelaskan sudah ada 2.073 jenazah yang sudah dimakamkan. 994 di antaranya dimakamkan massal, sementara sisanya dimakamkan di pemakaman keluarga.

Baca juga : Bulog Tambah Beras 500 Ton ke Palu

"Pengungsi mencapai 87.725 orang. 78.994 orang (112 titik) di Sulteng dan 8.731 orang di luar Sulteng. Sementara korban hilang tercatat 680 orang," imbuhnya.

Sutopo menambahkan masa tanggap darurat diperpanjang 14 hari ke depan hingga 26 Oktober 2018. Hal itu dilakukan Gubernur Sulawesi Tengah karena masih banyak masalah yang harus diselesaikan di lapangan. Antara lain pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, perbaikan sarana dan prasarana, pembangunan huntara, penanganan medis, perlindungan sosial, dan pembersihan puing bangunan.

Baca juga : Jokowi Sebut Sudah 5000 KK Cairkan Bantuan Pembangunan Rumah

"Pada rapat tanggal 8 Oktober 2018 yang lalu, disepakati evakuasi harus sudah dihentikan pada hari ini tanggal 11 Oktober 2018 karena pertimbangan-pertimbangan medis, psikolosi, sosial dan agama. Namun masih adanya beberapa anggota masyarakat yang meminta evakuasi dilakukan maka diperpenjang 1 hari."

Untuk listrik, kondisi terkini sudah pulih hingga 90 persen, sedangkan untuk pasokan BBM 27 SPBU di 4 kota terdampak telah beroperasi. Adapun rinciannya untuk BBM, 15 di Palu, 4 di Donggala,  1 di Sigi, 7 di Parigi Moutong.

"Distribusi BBM dibantu dengan 13 unit mobil tangki dengan dispenser, 16 drum engkol, 40 truk tangki BBM, dengan mengerahkan 132 relawan operator SPBU."

(Sasmito Madrim\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar