Kontraktor Hentikan Pembangunan Apartemen Meikarta

Rabu, 09 Mei 2018 10:33 WIB
Kontraktor Hentikan Pembangunan Apartemen Meikarta

Alat berat di proyek Meikarta (foto: Robinsar Nainggolan)

PT Total Bangun Persada (Total), salah satu kontraktor pembangunan apartemen di Meikarta, meminta 15 subkontraktornya menghentikan sementara kegiatan di proyek sampai dengan waktu yang akan diinformasikan kemudian. Korporasi tersebut menyatakan hal itu dalam surat tertulisnya yang bertanggal 28 April 2018, perihal: “Penghentian Sementara Pekerjaan Finishing Tower EF”.

Baca juga : Meikarta Digugat Terkait Pembayaran Iklan yang Mandek

Tidak dijelaskan mengapa mereka menghentikan sementara pekerjaan finishing tersebut. Hanya disebut, ”menindaklanjuti surat yang sudah kami sampaikan kepada Lippo Cikarang tanggal 23 April 2018. Bahwa sampai saat ini kami belum bisa menemukan titik temu mengenai hal tersebut.”

Lebih lanjut dalam surat yang ditujukan kepada 15 perusahaan itu berbunyi: “Dengan ini kami instruksikan kepada semua subkontraktor terkait terhitung mulai  Senin tanggal 30 April 2018 menghentikan sementara  kegiatan di proyek sampai dengan waktu yang akan diinformasikan kemudian.”

Baca juga : Pengerjaan Bangunan Bermasalah, Meikarta Tetap Jualan

Adapun ke 15 perusahaan tersebut adalah PT Rajawali Karya Gemilang, CV Indah Jaya, CV Agung Putra, CV Putra Mbarep, CV Surya Jaya Gemilang, PT Bumi Graha Perkasa, PT Satria Gesit Perkasa, PT Karya Logam, PT Jaya Abadi Alumindo Abadi, PT Lancar Jaya PT Numiraya Inti Pualam, PT COZI Cipta Kreasi, PT Cipta Graha, PT Multi Prima wood dan PT Gohphas Grafis Utama.

Menurut kabar yang terbetik, penghentian pembangunan ini akibat pembayaran yang tak beres dari pemilik Meikarta, Lippo Group. Law.justice.co telah menghubungi Edwin Rahadijan Widjaja, project manager Total tapi dia, kata operator perusahaan yang menjawab telepon, ”sedang di lapangan.”

Baca juga : Meikarta, Riwayatmu Kini...

Law.justice.co juga telah meminta keterangan dari tiga subkontraktor: PT Rajawali Karya Gemilang, PT Bumi Graha Perkasa dan PT Satria Gesit Perkasa. Namun belum satu pun dari mereka yang menyahuti.

(Rin Hindryati\Rin Hindryati)
Share:
Tags:


Berita Terkait

Pengerjaan Bangunan Bermasalah, Meikarta Tetap Jualan

Meikarta, Riwayatmu Kini...

Komentar