KN Sadewa Bawa Delapan Kantong Jenazah Korban Lion Air 

Jumat, 09 November 2018 00:15 WIB
KN Sadewa Bawa Delapan Kantong Jenazah Korban Lion Air 

KN Sadewa, Bawa Delapan Kantong Jenazah Korban Lion Air  (foto: detik.com)

Kepala Bagian Humas Basarnas Suhri Sinaga mengatakan Kapal KN Sadewa milik Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kembali membawa delapan kantong jenazah yang berisi bagian tubuh korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Pakis Karawang pekan lalu.

"Pencarian hingga pukul 18.00 (WIB), total ada delapan kantong dan sudah kami serahkan ke DVI," ujar Kepala Bagian Humas Basarnas Suhri Sinaga dalam konferensi pers di dermaga JICT II Tanjung Priok Jakarta, Kamis malam seperti dikutip Antara.

Dengan tambahan temuan ini, maka total kantong jenazah yang sudah didapat tim SAR hingga hari ke-11 pencarian menjadi 195 kantong jenazah.

Semua kantong jenazah yang ditemukan pada pencarian hari ini juga sudah dikirimkan ke RS Polri Kramat Jati.

Suhri menuturkan bahwa tim penyelam terus fokus untuk mencari para korban yang masih berada di bawah laut dan belum menentukan kapan pencarian akan dihentikan.

"Temuan itu semua di dalam air, jadi tim penyelam yang mengangkat. Kalau serpihan itu urusan KNKT," pungkas Suhri menjelaskan.

Berdasarkan pantauan Antara di Tanjung Priok Jakarta, Kamis, Basarnas masih mengirimkan sejumlah elemen pencari baik personel dan peralatan ke lokasi jatuhnya pesawat di Tanjung Pakis Karawang, Jawa Barat.

Basarnas kembali memperpanjang proses pencarian untuk tiga hari ke depan guna mencari korban yang kemungkinan masih tertinggal serta mencari "cockpit voice recorder" (CVR) yang hingga saat ini belum berhasil ditemukan.

Basarnas mengerahkan tiga kapal antara lain KN SAR Sadewa, KN SAR Drupada, dan KN SAR Basudewa, serta tiga perahu karet, yang semuanya bertolak dari dermaga JICT II pada Kamis pagi.

Sementara unsur Basarnas yang terlibat ialah Basarnas Pusat, Basarnas Jakarta, Basarnas Lampung, Basarnas Semarang, Basarnas Bandung, dan Basarnas Special Group (BSG). 

(Imam Rusadi\Editor)
Share:


Komentar