FBI AS Usut Cambridge Analytica Kasus Pencurian Data Facebook

Rabu, 16 Mei 2018 21:13 WIB
FBI AS Usut Cambridge Analytica Kasus Pencurian Data Facebook

Ilustrasi kebocoran data pribadi pengguna Facebook (abijita)

Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) dan biro penyelidik federal (FBI), sedang mendalami penyelidikan terhadap Cambridge Analytica, perusahaan data politik yang terlibat dalam skandal penyalahgunaan data pengguna Facebook.

Baca juga : Pelan Tapi Pasti, Facebook Mulai Ditinggalkan

Laman New York Times melaporkan, seorang jaksa federal berusaha untuk mendapatkan informasi dari mantan karyawan Cambridge Analytica dan bank yang menangani transaksi keuangan perusahaan tersebut.

Cambridge Analytica sendiri menyatakan pada awal bulan ini telah menutup usahanya, setelah kehilangan banyak klien dan menghadapi biaya hukum yang meningkat akibat skandal laporan data pribadi jutaan pengguna Facebook.

Baca juga : 14 Juta Pengguna Facebook Jadi Korban Bug

Tuduhan penyalahgunaan data 87 juta pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica, yang disewa oleh tim kampanye pemilu Presiden Donald Trump, mendorong banyak penyelidikan di AS dan Eropa.

Laporan surat kabar itu menyebutkan, penyelidikan oleh Departemen Kehakiman dan FBI berfokus pada transaksi keuangan perusahaan, dan bagaimana cara mereka dalam mengakuisisi dan menggunakan data pribadi yang diambil dari Facebook dan sumber lain.

Baca juga : Intelejen AS Was-was, Facebook Berbagi Data Dengan Perusahaan China

(Warta Wartawati\Editor)
Share:
Tags:


Berita Terkait

Komentar