Bom di Kampus UNRI

DPD RI: Cuitan Fahri Soal BOM UNRI Ngawur dan Provokatif

Minggu, 03 Juni 2018 16:04 WIB
DPD RI: Cuitan Fahri Soal BOM UNRI Ngawur dan Provokatif

Anggota DPD RI, Benny Ramdhany. Foto: law-justice.co / Dodo

Benny Rhamdany anggota DPD RI ambil sikap dan angkat bicara terkait Kritik Fahri Hamzah yang mengatakan bahwa Penggeledahan Polri terkait Temuan Bom atas pengembangan Terorisme ditanah air sebagai bentuk pelanggaran atas Kebebasan Akademik, menurut Benny pernyatan Fahri adalah pernyataan yang ngawur.

Baca juga : Aparat Pindahkan 23 Tersangka Bom Surabaya ke Jakarta

Kata Benny, selain menunjukan kualitas kebodohan FH, pernyataan itu tidak saja memalukan dirinya secara pribadi yang selalu memposisikan diri sebagai intelektual, tapi juga memalukan lembaga DPR RI karena pada dirinya melekat sebagai Wakil Ketua DPR RI.

Benny menjelaskan, yang dimaksud kebebasan akademik itu adalah sejauh mana kampus memiliki kebebasan dalam.menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu: 1. Pendidikan dan Pengajaran, 2. Penelitian dan Pengembangan, 3. Pengabdian kepada Masyarakat.

Baca juga : Wapres Tegaskan Polisi Tetap Kejar Napi Kabur Walau Gempa

"Nah, kebebasan akademik dalam Hal pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi itulah yang tidak bisa di Intervensi, diganggu dan dihalang-halangi oleh Aparatus Keamanan Negara. Dalam hal penggeledahan Aparat Polri/Densus 88 di Kampus Unri, tidak ada hubungannya dengan kebebasan Akademik," Kata Benny saat ditemui law-justice.co, Minggu (3/6).

Apakah seseorang yang menyimpan Nom atau Narkoba yang dilakukan oleh seseorang atau sindikat maka Polri tidak bisa masuk kampus?, tanya Benny yang juga aktivis pergerakan 1998 itu.

Baca juga : Sebelum Gempa, Polisi Pindahkan 5 Napi Teroris ke Nusakambangan

Terorisme itu adalah kejahatan luar biasa yang dalam penangananya harus dilakukan dengan cara-cara luar biasa lanjut Benny,

selama ini, Apapun yang dilakukan Negara, dalam pandangan Fahri tetap dan selalu salah.

"Sebagai sesama teman yang ada di parlemen, walaupun beda kamar, saya menghimbau FH untuk.menghentikan segala omong kosong nya. Sangat terbaca, pernyataan FH adalah upaya untuk memprovokasi Mahasiswa dan kampus dengan isu bahwa negara telah melakukan kejahatan terhadap kebebasan akademik. Padahal alasan yang digunakan FH jelas-jelas tidak mendasar selain menunjukan kadar dan kualitas intelektualnya yang sedang tersesat," Pungkas Benny.

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menuliskan kritikan tajam kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal isu teroris masuk kampus.

Melalui akun Twitter pribadinya @Fahrihamzah yang diposting pada Sabtu (2/6). Fahri Hamzah menilai bahwa tindakan densus 88 yang membawa sejata laras panjang untuk mengeledah kampus merupakan tindakan tidak etis.

Menurut Fahri, seharusnya kampus harus dibiarkan terus tumbuh secara intelektualitasnya. Setelah itu, fahri Hamzah menceritakan masa lalunya saat masih menjadi mahasiswa di orde baru. Fahri menambahkan bahwa saat ini, Indonesia dipimpin oleh orang yang kurang akal sehat.

 

 

 

(bap79\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar