Densus 88 Dibantu Sat Gultor Buru Otak Pelaku Bom

Kamis, 17 Mei 2018 00:05 WIB
Densus 88 Dibantu Sat Gultor Buru Otak Pelaku Bom

foto keluarga dita oeprianto bersama istri dan empat orang anaknya

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 mabes polri dibantu Sat Gultor Kopassus TNI AD tngah memburu otak pelaku pengeboman 3 gereja di Surabaya dan mapolda Riau.

Baca juga : Mendapat Teror, Jemaah Ahmadiyah Mengungsi ke Kantor Polisi

Dita Oeprianto, warga Rungkut, pelaku bom bunuh diri di Surabaya awalnya diduga kuat sebagai pimpinan aksi bom bunuh diri sekaligus operator di lapangan.

Dita bersama keluarga tewas setelah mengajak istri dan empat anakanya menjadi pelaku bom bunuh. Dita telah mendoktrin istri dan anak-anaknya, ikut beraksi agar nanti bisa masuk surga bersama-sama.

Baca juga : Ombudsman Datangi KPK Bahas Kasus Novel

Masyarakat mulai yakin, Ditalah biang teror bom di Surabaya. Namun, inforasi terbaru menyebut bahwa dalang sesungguhnya kemungkinan bukan Dita.

Informasi itu diungkapkan seorang jurnalis koresponden media asing ABC Australia, David Lipson, ada sosok lain yang lebih kuat, atasan Dita, yang merencanakan serangan teror.

Baca juga : Wanita Bercadar Diturunkan Paksa Penumpang Bus di Tulungagung

Di kutip dari laman tribunews.com, Cuitan David yang di update Rabu (16/5/2018), berisi tentang kelanjutan kasus yang telah menewaskan sejumlah orang ini.

Pertama, terkait keterangan yang diberikan oleh Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian, yang akan mengajak personel Komando Pasukan Khusus (Kopassus) untuk bergabung memburu teroris.

"Indonesia's Police Chief Tito has confirmed an anti-terrorist detachment of Kopassus (military's special forces unit) has joined the hunt for associates of the Surabaya bombings. Many Indonesians will be uneasy about Kopassus knocking on doors again".

(Bgs02\Bgs02)
Share:


Berita Terkait

Komentar