Canggih, Bintara Polisi Kolaka bisa Ubah Plastik Menjadi Bensin dan Solar

Kamis, 10 Mei 2018 16:31 WIB
Canggih, Bintara Polisi Kolaka bisa Ubah Plastik Menjadi Bensin dan Solar

Anggota Polsek Wundulako Briptu Agus Sartono saat memperlihatkan mesin pengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak pada lomba inovasi teknologi serba guna yang dilaksanakan oleh pemkab kolaka (foti Antara/ Darwis Sarkani)

Briptu Agus Sartono Seorang anggota Polisi sektor Wundulako, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, menciptakan inovasi baru mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dan solar.

Baca juga : Polisi Lamban Sidik 205 Ton Pupuk Ilegal

Bintara Polisi itu mengatakan, penemuan inovasi daur ulang sampah plastik itu dilakukan sejak 2016 lalu dan dikembangkan hingga kini dengan peralatan yang ada.

"Awal penemuan ini saat melihat banyaknya tumpukan sampah plastik di depan rumah sehingga tercetus dalam pikiran untuk mencoba mendaur ulang sampah itu menggunakan peralatan seadanya," katanya saat mengikuti lomba inovasi teknologi serba guna yang diadakan Pemkab Kolaka, Kamis.

Baca juga : Investasi di Australia, Pertamina Rugi Rp.568 Miliar

Agus menjelaskan untuk merancang mesin pembakar sampah plastik itu hanya menggunakan beberapa peralatan masak seperti panci,tabung gas dan pipa yang sudah tidak terpakai.

Selain itu kata dia juga memanfaatkan internet guna mengembangkan temuan mesin pembakaran sampah sehingga bisa menjadi bahan bakar bensin dan solar.

Baca juga : Akibat Isi BBM Pakai Jerigen, SPBU Meledak dan Terbakar

"Alhamdulillah pada awal tahun ini saya sudah bisa menyuling dan memisahkannya antara BBM jenis bensin dan solar serta melakukan beberapa uji coba kepada mesin roda dua dan mesin pemotong kayu serta rumput hasilnya memuaskan," ungkap Agus.

Meskipun demikian lanjut Agus keterbatasan bahan serta mesin daur ulang sampah plastik yang belum sempurna sehingga bahan bakar minyak ini tidak dikomersilkan secara luas.

Dia berharap dengan adanya lomba inovasi teknologi ini pemerintah daerah bisa memberikan perhatian lebih untuk membantu dan mengembangkan mesin daur ulang sampah plastik itu agar bisa menjadi sempurna.(Ant)

(Sobri\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar