BPBD Terjunkan Delapan Alat Berat Tangani Banjir dan Longsor di Mandailing Natal 

Jumat, 09 November 2018 06:22 WIB
BPBD Terjunkan Delapan Alat Berat Tangani Banjir dan Longsor di Mandailing Natal 

BPBD, Terjunkan Delapan Alat Berat Tangani Banjir dan Longsor di Mandailing Natal  (foto: okezone.com)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandailing Natal akan menerjunkan delapan alat berat yang dikirim Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk membantu upaya penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Natal -Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal. Alat berat itu diperkirakan datang pada Jumat (9/11).

Baca juga : BPBD: Satu Keluarga Tertimbun Tanah Longsor di Nagekeo NTT

"Alat-alat berat itu sangat diperlukan untuk menangani longsor dan memindahkan sejumlah rumah dan kendaraan warga yang hanyut akibat banjir yang melanda daerah tersebut Rabu malam (7/11), kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mandailing Natal Muhammad Yasir Nasution, Kamis (8/11) seperti dikutip Antara.

Nasution mengatakan, berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terdapat 46 rumah hanyut dan satu unit terbakar dalam bencana yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Natal-Lingga Bayu itu.

Baca juga : BPBD: Akibat Banjir, 72 Rumah Hanyut di Mandailing Natal

Sebanyak 16 dari 46 rumah yang hanyut itu berada di Desa Simpang Gambir sedangkan sisanya berada di Desa Ranto Sore Sigala-Gala (8), Aek Garingging (8), Sikumbu (6), Pulo Padang (6), dan Tapus (2).

Selain menghanyutkan rumah, banjir tersebut juga menyeret satu mobil dan menyebabkan satu rumah di Desa Simpang Gambir terbakar, katanya.

Baca juga : BPBD: Hujan Disertai Angin Kencang Sebabkan 10 Pohon Tumbang di Yogyakarta

Nasution lebih lanjut mengatakan bahwa Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah direncanakan mengunjungi warga masyarakat yang terkena dampak bencana banjir dan tanah longsor itu.

Musa Rajekshah juga telah memerintahkan petugas BPBD Kabupaten Mandailing Natal mendata rumah-rumah warga yang hanyut, rusak, dan tertimbun tanah longsor, katanya.

Muhammad Yasir Nasution mengatakan pihaknya masih mendata para warga yang rumahnya terkena dampak banjir dan tanah longsor akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal itu pada Rabu malam.

(Imam Rusadi\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar