30 Tahun Menjemput Impian Bersama Kla Project

Kamis, 06 Desember 2018 12:00 WIB
30 Tahun Menjemput Impian Bersama Kla Project

Kla Project (Foto: KapanLagi)

Sebuah perjalan yang panjang, bukan waktu yang singkat. 30 tahun sudah KLa Project menapaki industri musik Indonesia. Bersama para KLanis, Katon Bagaskara, Lilo dan Adi Adrian menjemput kenangan dalam konser "30 Tahun KLa Project Karunia Semesta" di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (5/12) malam.

Baca juga : Gelar Konser, Iwan Fals Bawakan Lagu yang Tak Masuk Dapur Rekaman

"Satu Kayuh Berdua" menggema di seluruh ruangan Plenary Hall, tatkala KLa Project membuka konsernya. Lagu dengan nada up beat ini, cukup membangkitkan semangat penonton.

Saat mendengar nama KLa Project, tentu yang teringat adalah lagu-lagu seperti "Gerimis", "Terpurukku Disini", "Romansa", "Meski Tlah Jauh" ataupun "Semoga". Nyatanya, memang lagu-lagu tersebut yang paling dinantikan oleh KLanis.

Baca juga : Konser di Jakarta, Judas Priest Undang Presiden Jokowi

Ketika mendengar intro "Terpurukku Disini" dimainkan, KLanis langsung histeris. Seolah tahu lagu apa yang akan segera dimainkan. Begitu pula saat "Semoga" dilantunkan, paduan suara dengan jumlah yang ribuan terjadi.

"Kalian ingin kami terus berkreasi tapi kami mau bawain lagu baru pada enggak tahu. Maunya lagu lama terus yang dinyanyiin," canda Lilo.

Baca juga : Jokowi Belum Pastikan Bisa Tonton Gun N' Roses

KLa sepertinya menyadari jika membawakan lagu lama dengan nuansa dan cara yang sama pasti akan membosankan. Pasalnya, ini bukan pertama kalinya mereka membuat konser besar untuk merayakan hari ulang tahun di Jakarta.

Dalam konser ini, KLa memberikan sesuatu yang segar baik dari segi aransemen sampai kolaborasi. Untuk hal kolaborasi, KLa tidak hanya mendatangkan penyanyi muda seperti Isyana Sarasvati dan Is Pusakata saja. Di sini, mereka juga tampil dengan para seniman tradisional.

Pada lagu "Yogyakarta" contohnya, KLa menghadirkan sinden ke panggung lengkap dengan penari tradisionalnya. Ada juga gamelan Bali dalam lagu "Pasir Putih" dan tarian kontemporernya serta "Saujana" dengan nuansa Minang.

Konser 30 tahun ini, KLa juga mendatangkan sesuatu yang spesial. Ia adalah Ari Burhani, drummer KLa Project yang pertama dan Fransiska Insani yang selalu menjadi bintang tamu di album KLa yang pertama sampai terakhir. Mereka lalu memainkan lagu "Rentang Asmara".

Selama kurang lebih tiga jam, KLa menghibur penonton dengan 30 lagu. Pemilihan 30 lagu ini, tentu disesuaikan dengan umur band mereka. Lagu-lagu yang dibawakan di antaranya "Prahara", "Tentang Kita", "Takluk", "Menjemput Impian", "Bahagia Tanpamu", "Waktu Tersisa", "Sudi Turun Ke Bumi", "Dekadensi", "Hey", "Kidung Mesra", "Tak Bisa Ke Lain Hati" dan lainnya.

Meski semua hits sudah dibawakan dan 30 lagu dilantunkan, KLanis seperti tidak ingin menyudahi melihat idola mereka. 30 tahun tidak membuat KLanis bisa pindah ke lain hati selain dengan KLa Project.
 

(Gisella Putri\Gisella Putri)
Share:


Berita Terkait

Komentar