Jemaah Haji Harus Antisipasi Cuaca Panas di Mekkah

Rabu, 08 Agustus 2018 08:37 WIB
Jemaah Haji Harus Antisipasi Cuaca Panas di Mekkah

Jemaah Haji Harus Antisipasi Cuaca Panas di Mekkah ( foto : depok.go.id)

Jemaah haji asal Indonesia harus mengantisipasi cuaca panas di Mekkah, yang pada pagi hari mencapai 38 derajat celcius dan meningkat pada sore hari hingga mencapai 43 derajat celcius. Cuaca panas yang terus menerus menerpa, berpotensi menyebabkan jemaah haji terkena heatstroke, yakni kondisi yang disebabkan karena suhu tubuh kita meningkat. Keadaan ini biasanya akibat paparan yang terlalu lama atau aktivitas fisik pada suhu tinggi.

Baca juga : Badan Meteorologi Arab Saudi: Waspadai Banjir di Mekkah

"Kondisi ini bisa mengancam nyawa. Jemaah diharapkan menggunakan alat perlindungan diri (APD) yang telah dibagikan," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusuf Singka, Mekkah, Selasa (7/8/2018) seperti dikutip kemenag.go.id.

Eka menyebutkan beberapa tanda dan gejala heatstroke yaitu suhu tubuh lebih dari 40 derajat celcius, perubahan keadaan mental atau perilaku seperti kebingungan ucapan yang tidak jelas, dan kejang.

Baca juga : Pemerintah Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Haji 

Ada juga gejala perubahan dalam berkeringat. Pada sengatan panas, kulit kita akan terasa panas dan kering saat disentuh. Timbul mual dan muntah. Jantung berdebar cepat, nafas kita bisa menjadi cepat dan dangkal. Sakit kepala berdenyut.

Agar tidak terjadi kondisi ini, Eka mengingatkan  jemaah untuk sering minum dan jangan menunggu haus. Jemaah juga diimbau sering semprotkan air pada bagian kulit yang terbuka seperti muka dan tangan, gunakan payung dan topi saat di luar gedung.

Baca juga : Gubernur Sugianto Sabran di Mekkah Temui Ma'ruf Amin

"Jika mengalami tanda dan gejala seperti di atas segera hubungi tenaga kesehatan terdekat," pesan Eka.

(Imam Rusadi\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar